Mengenal Biaya Provisi dan Biaya Pelunasan Dipercepat Saat Mengajukan Pinjaman Online Tanpa Agunan

Seiring dengan permintaan dana segar yang meningkat, berbagai lembaga keuangan pun mulai melakukan promosi dengan mengedepankan kemudahan untuk mendapatkan pinjaman tunai. Berbagai promosi pun dilakukan salah satunya adalah kredit tanpa agunan atau jaminan. Kredit tanpa agunan dapat menarik hati banyak calon debitur karena tidak semua debitur memiliki agunan yang dapat dijaminkan kepada pihak kreditur. Tidak hanya lembaga keuangan konvensional, platform pinjaman online pun juga memberikan penawaran kredit tanpa agunan yang sangat memanjakan calon debitur. Namun, sebelum mengajukan kredit tanpa agunan yang ditawarkan oleh platform pinjaman online, sebaiknya perhatikan lebih dulu biaya lain-lain yang biasanya dibebankan kepada debitur.

Biaya provisi

Biaya pertama yang patut Anda perhatikan sebelum mengajukan pinjaman uang online langsung cair tanpa agunan adalah biaya provisi. Biaya provisi adalah biaya yang dipotong dari jumlah pinjaman yang diajukan. Karena adanya biaya provisi, peminjam tidak akan menerima biaya yang mereka ajukan secara utuh. Sebagai contoh, ketika Anda meminjam uang sebesar 4 juta kepada platform pinjaman online dengan biaya provisi sebesar 2% dari pinjaman, maka uang yang dicairkan akan dipotong sebesar 80 ribu dari total pinjaman yang Anda ajukan. Meskipun tidak besar jika dihitung dalam jumlah kecil, nilai tersebut akan terasa berat jika pinjaman yang Anda ajukan bernilai cukup besar. Oleh karena itu, pastikan Anda memperhatikan betul biaya provisi yang dibebankan kepada Anda sebelum mengajukan Kredit Tanpa Agunan di Platform pinjaman online.

Biaya pelunasan dipercepat

Biaya lainnya yang patut Anda perhitungkan sebelum mengajukan kredit tanpa agunan adalah biaya pelunasan dipercepat. Biaya ini seringkali tidak diperhatikan mengingat kebanyakan orang lebih memperhatikan bunga yang dibebankan dibandingkan biaya lain-lainnya. Biaya pelunasan dipercepat bisa memberatkan Anda jika nominalnya justru lebih besar dibandingkan bunga yang dibebankan kepada Anda. Sebagai contoh, ketika Anda meminjam uang dengan tenor pinjaman selama 1 tahun, kemudian pada bulan ke 8 Anda ingin melunasi pinjaman Anda tersebut, maka Anda akan dibebankan biaya pelunasan dipercepat dengan persentase yang sesuai dengan kebijakan kreditur. Oleh karena itu, perhitungkan lebih dulu biaya pelunasan dipercepat yang akan dibebankan kepada Anda agar tidak merugikan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *