Jangan Anggap Sepele Isi BBM dengan Kondisi Mesin Menyala

Meski sudah diingat berkali-kali, namun banyak pemilik kendaraan yang belum paham bahaya mengisi bahan bakar minyak (BBM) dengan kondisi mesin kendaraan menyala. Hal ini harus diperhatikan untuk keamanan dan keselamatan bersama di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kepala bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino mengatakan jangan anggap sepele kondisi tersebut. Ia menjelaskan sangat besar kemungkinan tiba-tiba mobil terbakar disebabkan melakukan pengisian BBM dengan kondisi mesin menyala.

Dijelaskan Dolf, kondisi tersebut dipicu karena banyaknya uap bensin yang keluar dari rongga tangki saat bahan bakar mengalir ke dalam tangki. Sementara proses pengisian BBM itu menimbulkan uap yang mudah terbakar jika ada sumber api.

Selain itu faktor kelistrikan kendaraan yang bermasalah juga dapat menjadi pemicu munculnya api.

“Bisa dari panas mesin yang berlebihan atau juga bisa ada kebocoran pada sistem kelistrikan tegangan tinggi di mesin,” kata Dolf kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (24/2).

Lantaran faktor tersebut, Ia menyarankan bagi pemilik kendaraan bermesin bensin agar mematikan kendaraannya sebelum pengisian BBM. Sedangkan mobil bermesin diesel memang tidak mudah terbakar seperti bensin, namun disarankan pemilik mobil diesel untuk tetap mematikan mesin ketika proses pengisian BBM.

Setiap petugas SPBU kerap mengingatkan pemilik kendaraan untuk mematikan mesin kendaraan sebelum melakukan pengisian BBM, dan ini sudah menjadi ketentuan di setiap SPBU di seluruh Indonesia.

“Ini sudah ada petunjuk pada SPBU-SPBU terutama yang sangat tegas diperintahkan untuk mematikan mesin. Dan banyak juga rambu-rambu di SPBU yang harus dibaca dan diterapkan,” tutup Dolf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *